Thursday, 11 July 2013


Pengertian Pendidik/Guru
1.   Pengertian Pendidik
               Dalam presfektif islam tujuan pendidikan adalah untuk mengabdi pada Allah swt yang diwujudkan dengan amal,tidak lain untuk mencapai derajat taqwa. Sedangkan hakikat tujuan pendididkan islam adalah terbentuknya insani kamil yang mempunyai wajah qurani,tercapai insani yang memilki dimensi religious,budaya dan ilmiah Ilmu pendididkan islam.
               Untuk mengaktualisasikan tujuan tersebut,manusia sebagai khalifah yang punya tanggung jawab mengantarkan manusia ke arah tujuan tersebut dengan menjadikan sifat-sifat bagi Allah bagian dari karakteristik kepribadiannya. Justru itu,keberadaan pendidik dalam dunia pendidikan sangat krusial, sebab kewajibannya tidak hanya memberikan pengetahuan (knowledge) tetapi juga dituntut mentransformasikan nilai-nilai (value/qimah) pada anakdidik. Bentuk nilai yang harus disampaikan iti meliputi : nilai etis,nilai pragmatis,nilai efek sensorik dan nilai reigius. Hal tersebut harus bisa diberikan oleh guru karena dengan begitu siswa diharapkan bisa menghormati dan meneladani sikap yang terbaik.
               Dalam kontek pendidikan islam,pendidik disebut dengan murabbi,muallim dan muaddib. Kata murabbi berasal dari kata rabba,yurabbi. Kata muallim berasal dari kata muallim isim fail dari allama,yuallimu sebagaimana ditemukan dalam QS.2:31. Sedangkan kata muaddib berasal dari kata addaba,yuaddibu,sebagaimana hadis rasullullah saw”Allah mendidiku,maka ia memberikan kepadaku sebaik-baiknya pendidikan.
         Ketiga kata tersebut memiliki makna yang berbeda,seperti kata murabbi misalnya sering dijumpai dalam kalimat yang orientasinya mengarah pada pemeliharaan ,baik yang bersifat jasmani atau rohani. Pemeliharaan seperti ini dalam proses orangtua membesarkan anaknya. Mereka tentunya memberikan pelayanan secara penuh agar anaknya tumbuh dengan fisik yang sehat dan berkepribadian akhlak mulia.
               Sedangkan istilah muallim pada umumnya dipakai dalam membicarakan aktivitas yang lebih terfokus pada pemberian atau pemindahan ilmu pengetahuan dari orang yang tahu kepada orang yang tidak tahu. Adapun muaddib,menurut al Attas lebih luas dari istilah muallim dan lebih relevan dengan konsep pendidikan islam. Sedangkan menurut al Aziz pendidik adalah orang yang bertanggung jawab dalam menginternalisasikan nilai-nilai religius dan berupaya ,menciptakan individu yang memilki pola pikir ilmiah dan pribadi yang sempurna.3
               Sedangkan arti menutut pendapat lain adalah A person whose occupation is teaching other (seseorang yang tugasnya mengajar orang lain).4Menurut kamus Indonesia arti guru adalah orang yang profesinya mengajar,mendidik siswa5. Dari beberapa pengertian di atas guru adalah  orang yang bertugas mendidik orang lain dan bertanggung jawab atas hasil didikannya baik bagi Allah SWT maupun bagi lingkungan.
2. Keutamaan Pendidik
               Pendidik dalam islam sangat dihargai kedudukannya. Hal ini dijelsakan oleh Allah maupun hadis Rasulnya. Menurut Al Ghazali meletakan posisi pendidik pada posisi yang penting dengan keyakinan bahwa pendidik yang benar merupakan jalan untuk mendekatkan diri pada Allah dan untuk mencapai kebahagian hidup dunia dan akhirat.
               Keutamaan pendidik disebabkan karena tugas mulia yang diembannya . Tugas yang diemban seorang guru hampir sama dengan tugas Rasul. Dari pandangan itu difahami,bahwa tugas pendidik sebagai”warasul al anbuya” yang hakikatnya mengemban misi rahmatal lil alamin,yakni mengajak manusia untuk tunduk dan patuh pada Allah SWT. Kemudian misi tersebut dikembangkan kepada pembentukan kepribadian yang berjiwa tauhid.beramal saeh dan moral tinggi.
1.         Peran Guru dalam Pembelajaran
Dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sosok seorang guru snagat besar pengaruhnya terhadap cara belajar anak didik. Berhasil atau tidaknya suatu pembelajaran tergantung pada kemampuan guru dalam menyampaikan materi. Hal ini yang sangat dominan dalam proses belajar mengajar berlangsung,para siswa bisa tertarik atau memperhatikan guru menjelaskan materi jika seorang guru mempunyai daya tarik,mulai dari cara mengajar,berpenampilan,kesan pertama bertemu dan lain-lain. Oleh karena itu peran guru dalam dunia pendidikan sangatlah penting tidak bisa dipandang sebelah mata saja. Disini penulis akan menjelaskan beberapa peran guru yang seharusnya dilaksanakan ketika melakukan pembelajaran di sekolah maupun diluar sekolah. Beberapa peran guru yaitu:
a.       Guru sebagai sumber belajar
                  Peran guru sebagai sumber belajar merupakan peran yang sangat penting. Peran ini sangat berhubungan dengan penyampaian materi yang akan disampaikan. Jika seorang guru memiliki kemampuan penguasaan  materi yang bagus maka penyampaiannya pun akan sesuai dengan materi yang  diajarkan kepada pesertadidik. Dengan hal ini kita bisa menilai kemampaun guru yang berkualitas dan tidaknya salah satunya dengan penguasaan materi. Sebagai sumber belajar guru harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:6
1)    Sebaiknya seorang guru mempunyai bahan referensi yang lebih banyak daripada siswa. Hal ini menjaga agar guru memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan siswa dan menjdikan guru menjadi serba tahu terhadap hal-hal yang Uptodate.
2)    Guru dapat menunjukan sumber belajar yang dapat dipelajari oleh siswa agar bisa mempelajarinya lebih cepat.
3)   Guru harus memetakan materi pembelajaran yang disampaikan agar bisa menyampaikan materi yang sesuai.
b.       Guru sebagai fasilitator
                  Sebagai fasilitator guru memberikan wadah pada peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang tidak diketahuinya terhadap suatu ilmu. Dengan begitu seorang guru berperan untuk menjadi teman sering bagi anak-anak untuk mempermudah belajar bagi muridnya. Sebagai fasilitator guru pun harus menguasai kemampuan memahami berbagai media dan sumber belajar besesrta fungsi masing-masing media tersebut. Guru pun harus memiliki kemampuan merancang suatu media pembelajaran supaya bisa digunakan dalam proses belajar .Guru harus memiliki kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan siswa.
c.       Guru sebagai pengelola
                  Sebagai pengelola pembelajaran guru berperan dalam menciptakan iklim belajar yang memungkinkan siswa belajar secara nyaman. Dengan adanya pengelolaan dalam belajar siswa bisa mendapatkan keadaan yang kondusif ketika pembelajaran berlangsung. Guru dalam hal ini berperan selain dalam pengelolaan belajar tetapi juga berperan dalam melaksanakan sumber belajar yang diperlukan siswa. Ketika sumber belajar dikelola dengan baik dan kreatif memungkinkan transfer pengetahuan bisa diserap dan dipahami oleh para siswa.  Sebagai manager,guru memiliki empat fungsi umum yaitu:
1).  Merencanakan tujuan belajar.
2).  Mengirganisasikan berbagai sumber belajar untuk mewujudkan tujuan belajar.
3).  Memimpin yang meliputi motivasi,mendorong dan menstimulasi siswa.
4).Mengawasi segala sesuatu,apakah sudah berfungsi sebagaimana mestinya atau belum dalam rangka pencapaian tujuan.7
d.      Guru sebagai Demonstator
                  Sebagai demonstator guru berperan dalam menunjukan segala kemampuan yang bisa mebuat siswa memahami dan menarik materi yang disampaikan. Kegiatan ini berhubungan dengan  kompetensi psikomotor seorang gugu ketika menjelaskan materi. Seorang demonstator diharuskan menjelaskan suatu materi agar bisa dipahami oleh para pendengan dan kegiatan pembelajaran berlangsung secara efektif.
e.       Guru sebagai Pembimbing
Keanekaragaman siswa mulai  kemampuan,karakteristik,latar belakang sosial dan lain-lain,membuat seorang guru harus bisa mengerti keadaan siswa satu-persatu. Dengan begitu guru bisa menentukan strategi dalam menghadapi siswa yang beranekaragam. Meskipun iti pekerjaan yang tidak mudah tetapi soerang guru harus mengerti kondisi siswa ketika belajar karena bisa saja siswa dalam kondisi yang kurang baik. Hal itu yang akan mempengaruhi kegiatan pembelajaran di kelas berlangsung. Perbedaan karakteristrik siswa ketika dikelas sangat beragam sehingga kita tidak bisa menyalahkan siswa ketika ada siswa yang kurang memahai materi. Disinilah tugas guru sebagai pembimbing untuk mengarahkan siswanya pada pengembangan potensi yang dimiliki siswa-siswa.
                                                                   

3 Ramayulis.2002.Ilmu Pendidikan Islam.Jakarta:Radar Jaya Offset.Hlm.85
4Syah,Muhibbin.1995.Psikoogi Pendidikan dengan Pendekatan Baru.Bandung : PT Remaja Rosdakarya.Hlm.222
5 Qanita Aliya.2009.Kamus Indonesia untukPendidikan Dasar.Bandung:PT Indah Jaya Adipratama.Hlm.250

6 Wina Sanjaya.2010.Stategi Pembelajaran Berorintasi Standar Pendidikan Nasional.Jakarta: Prenada Media Grup.hlm.23

7 Ibid.Hlm.23

1 comment:

  1. Maaf,jika ada kesalahan saya baru belajar ngeblog data-data,mohon bantuan jika ada kesalahan ya!

    ReplyDelete